Netsembilan.com Indramayu-
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu terus mendorong penguatan dan peningkatan pendayagunaan Warga Binaan untuk menghasilkan produk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah.
Hal ini terbukti dengan dihasilkannya Koja atau wadah yang digunakan untuk menampung ikan hasil tangkapan, di Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Lapas Indramayu, Rabu (26/02/2025).
"Pembuatan koja ini awalnya karena adanya permintaan dari beberapa komunitas pemancing diluar yang tidak terakomodir. Lalu kami berkolaborasi dengan komunitas Sinyo untuk memberikan pelatihan pembuatan koja kepada warga binaan. Alhamdulillah warga binaan dapat menyerap ilmunya dengan cepat," jelas Fery.
Ia berharap dengan adanya pelatihan pembuatan koja ini dapat mendorong peran warga binaan dalam menghasilkan produk UMKM yang bersaing dari segi kualitas di pasaran. Hal ini sesuai dengan visi Asta Cita Presiden melalui 13 program akselerasi yang telah dicanangkan oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto.
Fery juga mengungkap bahwa saat ini, sudah ada penampung dari hasil produksi koja Warga Binaan di LPK Lapas Indramayu ini, yaitu Sinyo dari Karawang, dan TSM Tasikmalaya.
Pelaksanaan pembuatan koja oleh Warga Binaan Lapas Kelas IIB Indramayu ini, didampingi oleh Pengawas dan juga Staf Kegiatan Kerja (Giatja). Hingga saat ini, ratusan koja telah dihasilkan oleh warga binaan di LPK Lapas Indramayu. (Ari)